Hari sudah malam. Usai membersihkan tubuh yang gerah akibat rebahan sepanjang hari, saya memutuskan untuk duduk dan menulis. Ingin rasanya ditemani secangkir kopi, sayang stok yang tersedia di kamar kos hanyalah gula. Tidak masalah, tanpa kopi pun otakku masih bisa dipaksa berpikir.
Tidak tanpa alasan saya berikhtiar menulis selepas senja hari ini. Kamis, 27 Oktober 2022 terbilang istimewa untuk saya dan teman-teman yang aktif di dunia blogging. Ya, hari ini diperingati sebagai Hari Blogger Nasional. Sebagai seorang Blogger, tentu ini moment spesial yang haram untuk tidak dirayakan.
Jika kita menelisik sejarah perjalanan platform ini, sebetulnya sudah ada sejak lama. Cikal bakalnya bermula dari tahun 1994 -(rupanya kami ditakdirkan untuk lahir di tahun yang sama, hehehe)- seorang mahasiswa Swathmore College bernama Justin Hall meluncurkan halaman web pribadi bernama Links.net. Usahanya ini berbuah manis sehingga ia dinobatkan sebagai “Founding Father of Personal Bloggers” oleh The New York Times Magazine pada satu dekade sesudah ia meluncurkan Links.net.
Di tahun 1997, menjelang akhir, muncul lagi sebuah istilah weblog yang diinisiasi oleh Jorn Barger. Beliau sendiri merupakan pendiri situs Robot Wisdom. Weblog sendiri adalah gabungan dari kata web (website) dan log yang berarti (catatan). Setahun setelahnya, blog mulai berkembang dengan munculnya platform blogging Open Diary. Yang menarik dari Open Diary ini adalah para pengguna dapat saling mengomentari tulisan.
Di tahun 1999, (setahun setelah mundurnya Presiden Soeharto), Peter Merholz seorang desainer websiste mempopulerkan istilah blog. Di tahun ini pula, tiga platform blogging dirilis, yakni LiveJournal, Blogger, dan Xanga. Setelah melewati serangkaian perubahan dan perbaikan, Blogger akhirnya diakuisisi oleh Google pada tahun 2003. Dengan demikian, blogger bisa diakses secara gratis oleh siapa saja.
Untuk Indonesia sendiri, Enda Nasution disebut-sebut sebagai bapak blogger Indonesia. Beliau dinilai sangat berjasa dan berinisiatif tinggi dalam mengenalkan blog di negeri tercinta ini. Melansir bloggerhub.id, Hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober ini diprakarsai oleh Muhammad Nuh, Menteri Komunikasi dan Informatika RI pada tahun 2007.
Sedikit cerita, saya sendiri mengenal dunia blogging ini sekitar tahun 2015. Waktu awal-awal masuk kuliah. Berhubung waktu itu saya suka menulis, walau tak beraturan hingga hari ini, saya kesulitan mendapatkan media yang mau mempublikasikannya. Saya lalu mendaftar blog dengan nama baldussae.blogspot.com. tulisan yang ada di dalam blog ini memang campur aduk.
Tak betah di blog, musabab cuan yang tak kunjung datang, saya lalu beralih ke kompasiana. Kata temanku waktu itu, menulis di kompasiana itu dibayar. Seingatku, akun pertama kompasiana saya didaftarkan pada tengah malam di pangkalan ojek. Dari kompasiana, saya lalu menjajaki beberapa platform lain untuk mempublikasikan tulisan saya.
Dari sekian proses dan perpindahan ini, tidak sejumput cuanpun yang saya dapat. Ya, kalau motivasinya hanya tentang uang ya begitu. Tetapi saya bersyukur, ada banyak pengetahuan, pengalaman dan hal-hal baru yang saya dapatkan. Bekal tersebutlah yang kemudian mengantar saya memenangkan beberapa blog competition tahun ini.
Dari situ saya belajar bahwa konsistensi dan ketekunan adalah harga mati untuk mewujudkan mimpi. Tantangan harus dilalui, bukan memilih mundur lalu menghilang. Kendati melelahkan, dunia blogging sebetulnya menyenangkan. Tidak percaya? Coba aja sendiri! Dijamin bakal ketagihan.
Di hari blogger nasional kali ini, saya ingin mengajak teman-teman sekalian untuk terus produktif menyebarkan cerita, informasi dan inspirasi kepada sesama lewat blog. Jadikan media ini sebagai ruang berbagi yang memperlebar jalanmu ke Surga kelak.
Selamat Hari Blogger Nasional. Teruslah ngeblog hingga dunia akhirat. Jadilah blogger sampai mati.

Sama kak saya juga mulai ngeblog tahun 2015, dari ngeblog cuan mengalir, diikuti job lain . Senang jadi blogger bisa ke tempat-tempat keren. Ketemu orang hebat dan orang baru.
BalasHapusKisah perjalanan blog mas hampir sama dengan saya. Alasan gak betah ya cuan yang gak kunjung datang. Seiring berjalan waktu, pemahaman, keahlian menambah, niat pun berubah. Bukan lagi karena uang. Anehnya, ketika tulus mengerjakan, uang datang dari arah yang lain, karena blog.
BalasHapusSlmat hari Blogger Nasional kka. Pengalaman saya dalam menulis blog selama satu tahun ini memang belum merasakan cuan. Tapi, dari sini saya belajar mengembangkan diri. Terima kasih inspirasinya.
BalasHapusSelamat hari blogger untuk kita semua. Memang sulit bagi saya untuk konsisten menulis blog, tapi tulisan ini cukup menginspirasi saya. Terima kasih.
BalasHapusbetul sebagai seorang blogger memang banyak tantangannya, semangat para Blogger Indonesia!
BalasHapusSaya ngeblog dari tahun 2009-an. Pake blog buat nyimpen tugas kuliah dan ndak ada kepikiran bisa jadi ladang koin. Hehehe.. Tapi memang kegiatan ngeblog itu, bikin nagih banget. Tetap semangat buat para blogger.. ❤️
BalasHapusAlhamdulillah sebagai newbie blogger saya masih semangat nulis walaupun terkadang otak hang juga. Moga bisa nulis seumur hidup. Aamiin
BalasHapusAku kayaknya jg sekitar 2015 mulai ngeblognya. Tp masih aku private hehehehe.
BalasHapusSeru banget denger ceritanya. SELAMAT HARI BLOGGER…semoga kita bisa semakin konsisten dan menulis hal” bermanfaat utk bnyak org dan dapet bonus cuan hehehehe
Memang sih ketika tujuannya kita menulis ialah bermuara pada cuan, maka tak satupun cuan akan didapat. Dalam sebuah kelas menulis, saya pernah mendengar seorang coach berkata "Menulis karena kau ingin menulis, jadikan menulis sebagai kegiatan untuk menyembuhkanmu, bukan untuk terkenal."
BalasHapusSebagai newbie yang ga newbie-newbie amat, ku ingin ucapkan SELAMAT HARI BLOGGER!
BalasHapusCeritanya kk nya buat aku jadi semangat lagi nulis, karena pengalaman ikut lomba blog banyak, tapi ga ada yang nyantol hehe
Selamat Hari Blogger Nasional! Walaupun aku belum setahun ngeblog, tapi dengan menulis aku merasakan sesuatu yang membuatku nyaman berada disini. Sukses selalu!
BalasHapusBismillah bisa konsisten jadi blogger ya, karna aku masih newbie banget
BalasHapusKak, menjadi blogger lillahi ta'ala apa masih mempertimbangkan faktor SEO, algoritma google dan lain-lainnya?
BalasHapusDulu pas awal mula ngeblog di tahun 2008 memang lebih untuk semangat berbagi pengetahuan, belum mengenal adsense atau monetasi blog lainnya. Mungkin waktu itu masih pake gratisan. Sekarang setelah mengenal monetasi blog dan memakai domain hosting berbayar, jadi pengin monetasi blog sana-sini.
BalasHapusSemoga tetap ada semangat untuk berbagi pengetahuan, karena inilah salah satu tujuan ngeblog, yakni mendapatkan pahala jariyah, ketika seseorang mendapatkan manfaat dari apa yang kita tulis
Keren, kak.
BalasHapusSelamat Hari Blogger Nasional 2022 yaa..
Suka sekali membaca sejarah blogger yang merupakan dunia yang kini sudah dipandang sebelah mata karena pada beralih ke media visual. Namun dengan kegigihan di dunia literasi, semoga kita semua bisa membagikan yang sedikit ini untuk menjadi sumber informasi bermanfaat bagi pembaca.