Mandiri di Usia Muda, Kenapa Tidak?


Ruang jumpa dengan sesama anak muda selalu memantik diskusi yang menarik. Mendengarkan cerita-cerita unik dari mereka terkadang mengundang tawa, menyuntikkan energi positif untuk terus berkarya dan berbagi. Ini secuil kisah yang dirangkai dalam bentuk berita terkait kegiatan selama empat hari di Maumere.

Siapa yang tidak tahu soal Maumere, kota kecil di pesisisr utara pulau Flores yang selalu ramai. Di Kota inilah kami berkegiatan bersama orang-orang muda.  Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Flores Children Development (FREN) Mitra ChildFund International  untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi orang muda sebelum memasuki dunia kerja.

 

Sebanyak 40 orang muda yang berasal dari Kabupaten Sikka dan Flores Timur dilibatkan menjadi peserta. Pelatihan yang berlangsung selama 4 hari (18-21 Oktober 2022) ini digelar di Hotel Lokaria Indah Beach, Maumere. Dalam kegiatan ini, saya bersama Bang Herry dan Arka menjadi fasilitator. 


Menjadi fasilitator di kegiatan orang-orang muda seperti ini tentu menyenangkan. Ada saja hal-hal unik, menarik dan terkadang konyol yang dijumpai. Pokoknya keren lah. Tapi di sisi lain, perlu persiapan matang dan butuh kesabaran ekstra. Apalagi durasi pelatihan yang lebih dari sehari seperti ini.

 

Heriawan, PIC Project Energy Yayasan FREN sebagai penanggung jawab kegiatan, mengatakan bahwa pelatihan Kesiapan Kerja Bagi Orang Muda ini dimaksudkan untuk menyiapkan dan meningkatkan kapasitas orang muda sebelum memasuki dunia kerja dan dunia usaha.

 

"Selama 4 hari, kami berproses bersama orang-orang muda ini dengan memberikan materi pelatihan terkait dengan kesiapan kerja. Materi yang diberikan itu diambil dari modul dasar dan menengah yang disusun secara baik oleh ChildFund. Hal ini penting, guna membekali orang-orang muda ini agar siap memasuki dunia kerja", ungkapnya.

 



Terkait materi pelatihan, Heriawan menjelaskan bahwa semuanya berpedoman pada modul Kecakapan Hidup yang disusun oleh ChildFund Indonesia. Para fasilitator yang memfasilitasi kegiatan ini pun sudah melewati serangkaian training of trainer dan tentunya sudah berpengalaman dalam memfasilitasi kegiatan orang muda.

 

Adapun materi yang dipelajari di modul dasar adalah terkait dengan pengenalan potensi diri, mental block, visi dan orientasi, komunikasi asertif, pengambilan keputusan, budaya kerja dan kultur sektoral, mengelola peluang dan mengelola trade off.

 

Sementara di modul menengah, peserta mempelajari Pemetaan minat kerja, perencanaan jangka pendek, membangun percaya diri, membangun persistensi, literasi teknologi informasi, komunikasi dan negosiasi,  gender dan kebijakan perlindungan anak, literasi keuangan dan pengelolaan emosi.

 

Gracela Fernandez, peserta asal Flores Timur mengatakan bahwa dirinya sangat bangga bisa terlibat dalam kegiatan ini. "Pastinya saya sangat bangga ikut kegiatan ini. Ada banyak hal baik dan positif yang saya dapat selama kegiatan ini. Bisa kenal dengan teman-teman baru dari daerah lain, dapat pengetahuan baru dan semakin memotivasi saya untuk mengembangkan usaha saya", tuturnya.

 

Gracela Fernandez memang sedang merintis usahanya di bidang pangan lokal. Setelah tamat SMA beberapa waktu lalu, ia memilih berwirausaha. Awalnya ia hanya iseng-iseng, sekedar mengisi waktu luang memasarkan pangan lokal di lingkungan tempat tinggalnya.

 

Seiring berjalannya waktu, pendapatannya pun meningkat, makanya ia terus menekuni usahanya tersebut. Dirinya berharap, berbekalkan pengetahuan yang ia dapatkan selama pelatihan ini, ia bisa berinovasi lebih lagi untuk mendatangkan keuntungan yang lebih besar lagi.

 


Jebol, pemuda asal Hoder, Desa Wairbleler yang juga merupakan peserta pelatihan ini mengaku senang dan bangga mengikuti kegiatan ini. Pasalnya, ia langsung ditawari oleh Manajemen Hotel Lokaria Indah Beach untuk bekerja di tempat ini.

 

"Saya sangat senang ikut kegiatan ini, selain dapat pengetahuan saya juga langsung dapat kerja. Dulu waktu SMA saya magang di hotel ini. Dan kemarin saya ditawari untuk kembali bekerja di sini. Saya sangat senang. Terima kasih untuk Yayasan FREN karena sudah melibatkan saya di kegiatan ini", ungkapnya.  

DE NIOROMU

De Nioromu adalah kebun virtual yang digarap oleh Baldus Sae. Seorang pemuda kampung yang ingin hidup abadi di kolong langit. Menulis (blogging) adalah caranya merawat mimpi menjadi abadi. Baldus Sae, alumnus Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira - Kupang (2019). Aktif terlibat di gerakan sosial kemanusiaan bersama Flores Children Development (FREN) Mitra ChildFund International sebagai Project Coordinator Disaster Risk Managemen (DRM). Menjadi jurnalis dan editor di Media Pendidikan Cakrawala NTT (cakrawalantt.com) dan jurnalis pariwisata East Nusa Tenggara (eastnusatenggara.id). Sering terlibat dalam berbagai kompetisi Blog dan lomba menulis. Beberapa lomba yang dimenangkan yaitu, Juara II MyRepublic Blog Competition (2022), Juara II Lomba Karya Jurnalistik Jasa Raharja NTT (2022), Juara II Lomba Debat Mahasiswa Nasional Event of Glostic, Padang State University (2018), dan lain sebagainya. De Nioromu berikhtiar menyajikan tulisan seputar pesona alam dan budaya, catatan jurnalistik, feature, dan catatan ringan lainnya. Pokoknya it's all about Baldus Sae's passion, Travelling and Life Story.

16 Komentar

  1. betul sekali pelatihan seperti ini diberikan kepada generasi muda. Jujur, jaman dulu belum ada banyak pelatihan untuk anak muda yang dibekali supaya bisa mengarungi the real life in the jungle buat mencari kerja. Seneng banget kalau ada pelatihan seperti ini.

    BalasHapus
  2. Penting banget bekal kaya gini, karena nyatanya dunia kerja itu gak selalu menyenangkan, banyak tantangan termasuk drama kantor.

    BalasHapus
  3. Semangat selalu untuk terus berkarya dan berbagi semoga sehat selalu dan dimudahkan urusannya.

    BalasHapus
  4. Seru sekali, saya juga sangat suka acara acara kepemudaan begini. Menambah semangat dan wawasan

    BalasHapus
  5. Ini sebuah pelatihan yang berguna bagi para pemuda untuk meningkatkan skill dan keterampilan, sehingga dapat hidup secara mandiri

    BalasHapus
  6. Senang banget jika langsung dapat penawaran kerja, kadang cari kerja sana-sini belum tentu dapat kerjaan.

    BalasHapus
  7. Bagus nih kalau ada pelatihan seperti ini bermanfaat untuk fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan

    BalasHapus
  8. Wah keren banget ada cara kayak gini. Semoga para peserta yang mengikuti acara ini bisa mengambil manfaat dan menerapkannya dengan baik dalam kehidupan. Apalagi sekarang cari kerjaan juga semakin susah ya...

    BalasHapus
  9. Semoga makin banyak acara begini, ya. Karena anak muda zaman sekarang kebanyakan kurang menghargai proses. Hasil didikan generasi sebelumnya juga sih.

    BalasHapus
  10. keren acaranya, perlu lo pelatihan seperti ini, apalagi yang praktek langsung, kadang kita banyak menerima teori sedangkan untuk prakteknya kurang, apalagi langsung dapat tawaran kerja, mandiri dari usia muda itu penting menurut saya

    BalasHapus
  11. semoga dilancarkan kak dan menurutku acara - acara seperti ini yang seharusnya dikembangkan di berbagai daerah sehingga memunculkan talenta talenta muda yang baru

    BalasHapus
  12. Mumpung masih muda, pokoknya jangan zona nyaman. Banyakin karya, bukan gaya. Yakin walau mungkin awal-awal blm terlihat hasil kalo dijalani konsisten pasti akan ada hasilnya,

    BalasHapus
  13. Waah seru sekali! Semoga sukses terus yaa acaranya :)

    BalasHapus
  14. Alhamdulillah,
    Pelatihannya bisa menjadi bekal dan langsung dipraktekkan hingga banyak yang sudah mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kapabilitas masing-masing.

    BalasHapus
  15. Wah, keren2 banget anak muda jaman sekarang ya! Bisa jadi pengusaha di usia muda 🤩

    BalasHapus
  16. penting banget untuk selalu upgrade skill saat ini supaya bisa bertahan dalam dunia kerja

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama