Pendeta Abineno, maestro tari liturgi di Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) telah lebih dari separuh hidupnya mendedikasikan diri dalam menggali, mengkaji, mengembangkan kebudayaan dan seni dalam bidang liturgi kreatif.
Tangan dinginnya telah menghasilkan sekian banyak karya liturgi kreatif sebagai bentuk perjumpaan kebudayaan, seni tradisi, dan agama. Proses kreatif ini adalah bentuk reaksi atas kegelisahan Abineno terhadap punahnya kebudayaan seni tradisi akibat kuatnya arus modernisasi yang masuk melalui agama.
Pendeta Abineno melihat ada ruang jumpa antara kebudayaan, seni tradisi dan agama yang selama ini dilihat saling bertolak belakang. Agama melihat kebudayaan dan seni tradisi sebagai suatu berhala. Sedangkan, di mata pendeta Abineno melihat kebudayaan dan seni tradisi sebagai sebuah kekayaan yang bisa diadaptasi dan dikolaborasi dalam liturgi gereja.
Pendeta Abineno memiliki konsep yang unik dalam memandang agama dan kebudayaan. Baginya, dua hal ini merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, sumber kekayaan iman Gereja, dan tarian merupakan doa dalam bentuk gerak yang dipersembahkan kepada Tuhan.
Pendeta Abineno mewujudkan pandangannya dengan menciptakan karya-karya tari berbasis tradisi untuk digarap dalam liturgi Geraja GMIT. Karya-karyanya dalam bidang liturgi sangat monumental. Hal ini untuk mendekatkan ruang yang cukup jauh antara tradisi liturgi Eropa dengan kebudayaan lokal. Tujuannya sangat jelas, membangun relasi yang kuat antara nilai-nilai lokal dengan liturgi gereja.
Dengan demikian, jemaat menjadi lebih partisipatif karena kebudayaan mereka menjadi bagian dari budaya liturgi yang sebelumnya sangat eropasentris. Dalam konteks demikian, Gereja tumbuh di bumi dan di hati jemaatnya. Gereja bukan sebuah ruang lain yang yang tak terkoneks dengan alam batin lokal. Abineno menginstalasikan alam lokal yang padat makna dengan alam gerja eropa yang kadang pragmatis dalam bentuk tari liturgi. Selai itu, tari liturgi Abineno dapat dipahami sebagai gerakan untuk berfirman dengan cara lain, indah, dan membawa pesan suci.
.jpg)